Nothing Compares To You

Nyahahaha..berasa galau gini..berasa tua juga.. yaah apalah daya klw lagu yang didengar tetap lagu-lagu lama, pun yang ini penyanyinya sudah beda.

Sebenarnya lagi suka juga sama hard to say i’m sorry yang dinyanyiin ulang sama Passenger juga, yang dulu dinyanyiin Chicago, CHICAGO CHUI! Entah era kapan, jadul abis, orang dengan usia 42 tahun yang bisa langsung tau klw itu dulunya dinyanyiin chicago, CHICAGO *sengaja ga santai nyebutnya* :mrgreen:

Well, Indonesia emang gada bandingannya. Kangen ga abis-abis sama negara yang satu itu, apalagi makanannya, beragam banget, trust me! Yah, emang si transportasinya masih kacau. Disini gw gasampai 15 menit dari apartment ke kantor, klw di Indonesia kudu berangkat jam 5 subuh supaya bisa sampai di kantor jam 7 untuk kemudian tidur lagi sejam dan baru deh mulai kerja. Kalau disana dapet 3G aja udah lega, disini dimanjain sama 4G. Disana streaming kudu diiringi kesabaran, disini lancar jaya sejahtera. Disini pas summer jam 9 malam masih kaya jam 5 sore, pas menjelang winter jam 4 (sore) lewat juga udah kaya jam 7 malam disana. Disana jam terasa sangat normal 50-50 terang gelapnya, disini tau deh gimana pembagian porsinya, kadang klw lagi ngaco gw cuma ngeluh, “sakit ni negara!” Meskipun ke kantor cuma 15 menit, tetep aja ‘peralatan’ perangnya sama, jaket tebal, sarung tangan, syal, klw lagi iseng sepanjang jalan ke halte sengaja nyanyi-nyanyi biar bisa selalu liat asep keluar dari mulut sendiri. Ah kelakuan! #menghilang

random feeling

Q: Have you ever found yourself crying with no reason or with reason you couldn’t even explain?

A: Yes, i have

Q: How does it feel?

A: Just hurt, nothing else

Q: Have you tried to share your sadness to the one you trust?

A: I can’t, because i know they will blame me for the things i’ve done, for the things i’ve felt

Q: So, actually you do understand that you have done something wrong

A: Yes, i do

Q: So, why you still keep doing that?

A: Because i have no reason to stop, probably

Q: Then maybe it’s better for me not to keep asking

Here I am, Stockholm!

Finally ada hasrat juga buat cerita tentang Sweden, Stockholm tepatnya. Setelah menerima kenyataan bahwa harus betah untuk stay di sini selama 3 tahun, sekarang semacam berusaha mencari alasan-alasan untuk merasa betah. Sebenarnya ini berawal dari satu percakapan dimana akhirnya terucap, “Iya disini tu public transportationnya bagus, ontime, cepet dan ga penuh, dari sini kekantor aja ga sampe 30 menit” dan lalu direspon “tuh kan betah, coba klw disini pulang jam 10 malam aja masih macet”, lalu seketika saia tersenyum sambil terpaksa berujar “iya si…” sambil tetap mengeluh macam-macam. Kasian sekali teman bicara saia itu, belakangan ini selalu jelas-jelas dijadikan multifunction recycle bin 😆 *untungnya dia bukan pembaca blog*

Okay, jadi alasan pertama saia betah disini adalah Public Transportationnya, kereta jarak pendek, jarak jauh, ataupun bis. Tunnelbana, atau biasa disingkat T-Bana, merupakan kereta jarak pendek, dari satu stasiun ke stasiun berikutnya tidak terlalu jauh, with this one, im sure i wont get lost *pasang muka belagu* . Nah kereta jarak jauhnya juga tidak jauh berbeda, semacam kreta antar Kota, namanya Pendeltag (dibacanya: Pendeltog, harusnya a-nya yg ada buletan diatasnya, dibaca menyerupai huruf o gitu), keretanya lebih lebar dan jarak antar stasiunnya jauh-jauh, klw mw ke Arlanda Airport bisa naik ini. Lalu bisnya juga banyak, dan panjang. Nah persamaan ketiganya adalah tepat waktu, sesuai jadwal. Oia, wajib buka situs sl.se buat panduan kita klw mau jalan-jalan di Sweden. Lagi-lagi, yakinlah klw kalian ga akan nyasar, just do the reverse engineering klw dah mentok :mrgreen: *lalu dikeplak ramai-ramai*

Apalagi? Hmm.. the city is quiet. Ramainya kadang-kadang saja, padahal saia bekerja di pusat kota *katanya* tapi tidak terlalu ramai. Oia saia pernah main juga ke Uppsala, ada warga Indonesia yang tinggal disana, kali itu saia berkunjung sekaligus merayakan midsummer, Glad midsommar, Sweden! *sebelum terlambat*
Nah semacam tradisi disini, midsummer itu hari besar disini, hari libur, dan banyak yang merayakan dengan memakai mahkota dari bunga, nyanyi-nyanyi mengelilingi bunga, makan-makan, lalu ada permainan-permainan. Saia merasa beruntung pada minggu ketiga bisa pergi jauh sampai Uppsala, lebih damai dari Stockholm, banyak pohon, rumah-rumahnya seperti di Farmville, banyak lapang hijau luas, berasa masuk desa dan menyelusuri hutan. Pas banget buat menenangkan diri. #lho *jangan sampe post ini jadi nggalau*

Lalu apalagi? Hmm.. kayanya itu dulu, belum menemukan alasan lain untuk merasa betah disini. Masih kangen ada yang nyuruh mandi, kangen dimasakin sayur kacang merah, kangen dimasakin tempe penyet, kangen dimasakin reuceuh leunca, selalu kangen rumah lebih dari apapun. Kangen memeluk orang-orang yang disayang. Kangen jagoan-jagoan saia yang sudah pada naik kelas semua.

Dengan begitu keluhan-keluhan saia gajauh dari makanan dan cuaca. :mrgreen: Belum menemukan makanan yang enak disini *aga susah si klw kategori enak selain asin adalah makanan rumahan* dan cuaca disini?! haduh serandom hati saia, matahari terik tapi anginnya dinginnya ampun-ampunan. Matahari terik lalu galama hujan turun. Adem si, ademnya kebangetan sampe gabisa lepas dari jaket. daerah T di muka dan dagu saia berasa membeku setiap dari luar. Klw cari alasan untuk mengeluh mah gampang banget heheu.. tapi klw semuanya dijadiin keluhan, rasanya di sini selain bisa mati karena kedinginan, saia bisa mati karena keluhan saia sendiri. :mrgreen: *melebhay*

cheerio!

20140622-164724-60444462.jpg

20140622-164723-60443675.jpg

20140622-164724-60444090.jpg

my Girls

Today is Sweden National Day.

i decided to forget my job for a while, after one and another it’s better for me to sleep till 8 oclock. :mrgreen:

And i’ve just remember the CD, the 168MB short movie from my girls, and i think i’m ready to watch it now. Well okay, always been sensitive moment for me when i have to remember my togetherness with them. Whatever they said, feels touchy for me. Girls, thanks a bunch! Missing you all, all the weekends, all the time when i’m alone.

Katronya adalah, dari tadi gw gabisa upload video itu disini, sayang sekali. Padahal pengen pamer ke semua orang. Look, they love me!

Benar adanya, ketika kalian jauh dari yang lain, dari keluarga, teman atau apapun itu, di saat itulah kalian bakalan sadar siapa aja yang kalian sayang, siapa aja yang selalu bikin kalian kangen, siapa aja yang bikin kalian pengen pulang. Dan ini baru minggu kedua, gw tetep masih pengen pulang! all i need is home. tempat yang bikin gw nyaman. dan kalian adalah salah satu alasan gw pengen pulang, dengan atau tanpa bule ganteng! #eh

Berasa drama banget deh hidup gw, tapi gapapalah ya, emang beginilah adanya. :mrgreen:

i’ll keep strong, girls!

xoxo

Spamming own blog

Alih-alih nyampah di socmed, saia memilih nyampah di rumah sendiri. Obviously, saia galau! Karena apa?!
1. Just because i will live somewhere far away from home?!
2. Just because i will be boss and anakbuah also?!
3. Just because it will be first experience?!
4. Just because i think too much of everything that maybe wouldnt be happen?!
5. Just because real things will be just virtual things? Skype, Line, Lync, Viber, Whatsapp and else?!

Ah elah, aii, come on, 3 years wouldnt be that long, i will survive, i will surviveee, yeaa..yeaa.. #singing