See you when I see, Berlin

Setelah dulu gagal mampir ke Berlin, akhirnya 12-13 Desember 2015 lalu kesampaian juga kesana. Ada apa aja? ada banyak, banyak yang menarik, banyak yang menyenangkan, banyak perasaan, dan salah satunya berasa feels like home. ūüôā Karena apa? Karena ada tempat dimana berasa kaya dirumah, makanan dan tokonya, iya ada dan bikin tercengang-cengang. Iya sih saia lebai heheu..

Continue reading

random feeling

Q: Have you ever found yourself crying with no reason or with reason you couldn’t even explain?

A: Yes, i have

Q: How does it feel?

A: Just hurt, nothing else

Q: Have you tried to share your sadness to the one you trust?

A: I can’t, because i know they¬†will blame me for the things i’ve done, for the things i’ve felt

Q: So, actually you do understand that you have done something wrong

A: Yes, i do

Q: So, why you still keep doing that?

A: Because i have no reason to stop, probably

Q: Then maybe it’s better for me not to keep asking

Derit

Cape aja si. Lagi berasa kejar-kejaran sm waktu. Setelah event tanggal 20 mungkin akan melega sedikit, tapi lalu ada yang akan datang utk periksa ini itu dan ada yang datang lagi periksa ini itu khusus. Memang si, disini niatnya kerja tapi kemudian, sampai saat ini pun masih lebih suka bekerja di Pusat. Banyak orang, banyak yang bisa diajak kerjasama, well okay, some people said dengan begini ketangguhan lw diuji. Yeah!

Line, Skype, Viber and Facetime

They are all my new bestfriends. Bagaimana ngga, tanpa mereka gw gabisa still connected to the one/one-s i love. Setiap hari minggu, dulu, adalah family time, sekarang keluarga udah jauh, tapi tetep hari minggu adalah hari leha-leha dan hari dimana bisa bertemu mereka dari pagi. Baru berasa Line itu kece, Skype update-an terbaru bagus bgt GUInya-sangat windows phone bgt hohoho..lalu Viber meskipun cuma bisa Voice Call tapi so far lancar jaya sampai sekarang masih sangat mengandalkan Viber. Nah yang terakhir, facetime rasanya jadi betah ngobrol, dan jadi selalu kangen dan kangeeen.

Nah, saat ini gw masih jadi fakir wifi, gimana ga lancar klw wifi disini bagus, dan atau wifinya lagi sama-sama bagus. Jadi seharusnya best of my bestfriends is the internet connection. Pret!

Rasanya aga lucu aja si karena klw sekarang aga-aga harus rapi-rapi dulu sebelum video call spy mereka yang disana ga kuatir akan kusutnya hati gw. #eh. Masih random aja hidup lw aiii. #menghilang

Spamming own blog

Alih-alih nyampah di socmed, saia memilih nyampah di rumah sendiri. Obviously, saia galau! Karena apa?!
1. Just because i will live somewhere far away from home?!
2. Just because i will be boss and anakbuah also?!
3. Just because it will be first experience?!
4. Just because i think too much of everything that maybe wouldnt be happen?!
5. Just because real things will be just virtual things? Skype, Line, Lync, Viber, Whatsapp and else?!

Ah elah, aii, come on, 3 years wouldnt be that long, i will survive, i will surviveee, yeaa..yeaa.. #singing

random vs absurd

Dua hari menjelang 2014, melupakan resolusi yang pernah dibuat dan sama sekali tidak tertarik lagi dengan resolusi baru. Belakangan ini saia sebut hidup saia random, dimana definisi random itu sendiri adalah:

ran·dom

adjective

  1. proceeding, made, or occurring without definite aim, reason, or pattern: the random selection of numbers.
  2. Statistics. of or characterizing a process of selection in which each item of a set has an equal probability of being chosen.
  3. Building Trades.
    1. (of building materials) lacking uniformity of dimensions: random shingles.
    2. (of ashlar) laid without continuous courses.
    3. constructed or applied without regularity: random bond.
  4. Informal.
    1. unknown, unidentified, or out of place: A couple of random guys showed up at the party.
    2. odd and unpredictable in an amusing way: my totally random life.

Atau bahkan saia sebut juga absurd:

ab·surd

adjective : utterly or obviously senseless, illogical, or untrue; contrary to all reason or common sense; laughably foolish or false: an absurd explanation.
noun : the quality or condition of existing in a meaningless and irrational world.

Tidak terdefinisi, ganjil, acak, gada artinya, ga rasional, bisa jadi bahkan patut ditertawakan?!. Rasanya gajelas, gapaham nonton film sepanjang 2,5 jam, baca buku tapi pikiran kemana-mana, gampang terdistraksi, emosinya naik turun, tapi kadang pikiran terfokus kepada satu itu. Semacam butuh belajar lagi, butuh duduk di kelas mendengarkan orang yang lebih dulu tau mengajari orang lain yang belum tau. Semacam keluar dari rutinitas, semacam pengen naik gunung, chit-chat di tempat makan sepi, ngobrol gabosan-bosan sampe-sampe kalo ada yang nanya abis ngobrol apa aja, saia gabisa jawab.

Ada yang mengingatkan, apapun yang terjadi itu semua supaya saia belajar, jadi kalo ngejalanin apa-apa jangan disesali, jadiin pengalaman, kalo salah jangan diulangi. Jangan membiarkan yang salah. Teman yang baik itu memang yang bisa mengingatkan, terima kasih ya.