Jogja (day3) : Pengkhianat Perang

Ini hari ketiga, cuma punya waktu satu jam untuk kemudian say goodbye sama Jogja.
Jadi analoginya (yang saia dapat sehari sepulang dari Jogja) adalah klw semisal kalian lagi perang, lagi lelah-lelahnya lalu salah satu dari kalian pergi begitu saja untuk istirahat, semacam pengkhianat perang. Nah, itu gajauh beda sama kondisi saia saat itu *ngumpet*

Continue reading

Jogja (day2) : around Karaton

Hari kedua di Jogja, harus dimulai dari pagi dan harus keliling kota, atau apapun itu yang tidak jauh dari Jogja. Dimulai dengan mencari sarapan di dekat penginapan, sengaja agak jauh sekaligus melihat-lihat sekeliling dengan berjalan kaki. Sarapan yang dipilih lagi-lagi soto bukan bubur ayam atau gudeg atau nasi padang :oops:.
Oya, jadi sekitar jalan Prawirataman banyak penginapan, dan di setiap jalan masuknya ada semacam papan list penginapan yang ada di sepanjang jalan tersebut sekaligus jadi ‘pangkalan’ becak. Di Jogja tidak terlalu banyak angkot, bis 3/4 lewat sesekali, dan sisanya adalah becak, ada juga delman.

Continue reading

Jogja (day1) : Dieng

Setelah kemarin melalui perjalanan panjang akhirnya officially sampe Jogja sekitar jam 6 sore. Disambut pelangi yg ga melengkung sempurna, cuma seukuran 1 juring pizza. :mrgreen:

Pagi ini. Sarapan di Soto Ayam Pak Gareng, murah meriah, kenyang, dan lumayan enak. Kurang 1 dink, kurang jeruk nipis, gatau klw harus minta. Hari ini kami jadi follower, ikut kemana sang ‘EO’ memilih tujuan, dan tujuan pertama adalah…Dieng. 😎 Continue reading