Dibanding saia menjuduli postingan ini dengan Random edisi sekian atau edisi tak terhingga, saia memilih untuk tidak menjudulinya. Sudah semakin tidak kreatif saja saia ini. Entah kenapa semakin hari semakin dihantui dengan perasaan tidak nyaman, takut salah, semakin tidak percaya sekitar, merasa merana, merasa tidak tau harus bagaimana. Berasa rapuh. Payah. Prepare your backpack, we’ll getaway soon, chui!

Saia sedang tidak berminat dengan negara cantik ini, negara ini sedang tidak bisa dinikmati, sedang kekurangan cahaya dan membuat saia selalu kekurangan jam tidur. Berusaha tidak tidur pun sudah gelap, tapi susah bangun karena masih gelap. Nah beginilah kelakuan anak random akhir-akhir ini.

Ok, let’s discuss about something, about the article on the link here.

Continue reading

Nothing Compares To You

Nyahahaha..berasa galau gini..berasa tua juga.. yaah apalah daya klw lagu yang didengar tetap lagu-lagu lama, pun yang ini penyanyinya sudah beda.

Sebenarnya lagi suka juga sama hard to say i’m sorry yang dinyanyiin ulang sama Passenger juga, yang dulu dinyanyiin Chicago, CHICAGO CHUI! Entah era kapan, jadul abis, orang dengan usia 42 tahun yang bisa langsung tau klw itu dulunya dinyanyiin chicago, CHICAGO *sengaja ga santai nyebutnya* :mrgreen:

Well, Indonesia emang gada bandingannya. Kangen ga abis-abis sama negara yang satu itu, apalagi makanannya, beragam banget, trust me! Yah, emang si transportasinya masih kacau. Disini gw gasampai 15 menit dari apartment ke kantor, klw di Indonesia kudu berangkat jam 5 subuh supaya bisa sampai di kantor jam 7 untuk kemudian tidur lagi sejam dan baru deh mulai kerja. Kalau disana dapet 3G aja udah lega, disini dimanjain sama 4G. Disana streaming kudu diiringi kesabaran, disini lancar jaya sejahtera. Disini pas summer jam 9 malam masih kaya jam 5 sore, pas menjelang winter jam 4 (sore) lewat juga udah kaya jam 7 malam disana. Disana jam terasa sangat normal 50-50 terang gelapnya, disini tau deh gimana pembagian porsinya, kadang klw lagi ngaco gw cuma ngeluh, “sakit ni negara!” Meskipun ke kantor cuma 15 menit, tetep aja ‘peralatan’ perangnya sama, jaket tebal, sarung tangan, syal, klw lagi iseng sepanjang jalan ke halte sengaja nyanyi-nyanyi biar bisa selalu liat asep keluar dari mulut sendiri. Ah kelakuan! #menghilang

random vs absurd

Dua hari menjelang 2014, melupakan resolusi yang pernah dibuat dan sama sekali tidak tertarik lagi dengan resolusi baru. Belakangan ini saia sebut hidup saia random, dimana definisi random itu sendiri adalah:

ran·dom

adjective

  1. proceeding, made, or occurring without definite aim, reason, or pattern: the random selection of numbers.
  2. Statistics. of or characterizing a process of selection in which each item of a set has an equal probability of being chosen.
  3. Building Trades.
    1. (of building materials) lacking uniformity of dimensions: random shingles.
    2. (of ashlar) laid without continuous courses.
    3. constructed or applied without regularity: random bond.
  4. Informal.
    1. unknown, unidentified, or out of place: A couple of random guys showed up at the party.
    2. odd and unpredictable in an amusing way: my totally random life.

Atau bahkan saia sebut juga absurd:

ab·surd

adjective : utterly or obviously senseless, illogical, or untrue; contrary to all reason or common sense; laughably foolish or false: an absurd explanation.
noun : the quality or condition of existing in a meaningless and irrational world.

Tidak terdefinisi, ganjil, acak, gada artinya, ga rasional, bisa jadi bahkan patut ditertawakan?!. Rasanya gajelas, gapaham nonton film sepanjang 2,5 jam, baca buku tapi pikiran kemana-mana, gampang terdistraksi, emosinya naik turun, tapi kadang pikiran terfokus kepada satu itu. Semacam butuh belajar lagi, butuh duduk di kelas mendengarkan orang yang lebih dulu tau mengajari orang lain yang belum tau. Semacam keluar dari rutinitas, semacam pengen naik gunung, chit-chat di tempat makan sepi, ngobrol gabosan-bosan sampe-sampe kalo ada yang nanya abis ngobrol apa aja, saia gabisa jawab.

Ada yang mengingatkan, apapun yang terjadi itu semua supaya saia belajar, jadi kalo ngejalanin apa-apa jangan disesali, jadiin pengalaman, kalo salah jangan diulangi. Jangan membiarkan yang salah. Teman yang baik itu memang yang bisa mengingatkan, terima kasih ya.