ini bukan perihal reverse culture shock tapi perihal hati.

Nacka

Somewhere at Nacka


Teringat 2 bulan lalu yang akhirnya bisa berkata dengan leluasa kalau 3 tahun itu sangat tidak terasa, sangat-sangat tidak terasa. Teringat awal-awal di Stockholm yang merasa homesick, bahkan saia butuh satu tahun untuk kemudian sadar bahwa negara itu sama sekali tidak untuk disia-siakan. Bayangkan di awal tahun saia tidak berhenti mengeluh dan membandingkan Indonesia dengan Swedia, tidak berhenti misuh-misuh akan sepi dan dinginnya negara itu, akan terang dan atau gelap yang terlalu lama, entah apa yang terjadi di tahun pertama yang membuat saia betapa sulitnya menikmati negara itu, yang sekarang diagung-agungkan dan diidam-idamkan seakan ingin kembali lagi. Eh.

Continue reading

vi ses Stockholm

City Hall

Stadhuset:City Hall


Tidak ada yang lebih menyenangkan dari merencanakan perjalanan. Entah kapan akan kembali liburan lagi tapi lantas terbayang jika dan hanya jika diberi waktu satu minggu saja untuk kembali ke Stockholm, saia harus apa dan atau kemana saja?

Continue reading