Kiruna

Now, it’s time for….Kiruna! ^^
Somewhere in the north Sweden, somewhere near arctic pole, somewhere someplace i’ve never heard before, somewhere that has great spot to see directly the northern light also known as Aurora Borealis, yes, AURORA BOREALIS Chuiiiii.. *break-dance-salsa-gajelas*:mrgreen:

IMG_0045.JPG

Winter is coming here and all i can see is snow, yes SNOW! It has too great white space, imagined the website contains only white space, that’s how you will see this too quite city. So quite and cold, absolut! Then imagined how you could walking around this -12 degree celsius?! Then imagined how they spend their spare time here?! Where is the mall? Where is the walking street? Where is the food court? Where is the colorful place?! Is it one of the death city?! *kemudian dikeplak*

IMG_0046-0.JPG

Serius ya, ini kota, sepinya ampun-ampunan. Saljunya sudah semata kaki, sepanjang mata memandang cuma putih. Di luar paling banter cuma bertahan 1,5jam. Setelah itu, kami kembali ke hostel, menghangatkan diri, makan, lalu mager hohoho.. Sempat ga habis pikir, qo ya bisa-bisanya saia melarikan diri ke kota mati macam Kiruna kalau bukan karena satu alasan, demi aurora borealis, yang saia pikir cuma bisa dilihat di wallpaper.

Saia kesana hanya bertiga, Jumat malam berangkat dengan terbang sekitar 1,5 jam. Sesampainya disana langsung menjejakkan kaki di salju. Perlengkapan perang untungnya sudah tepat, sepatu yang dalemnnya wool, jaket, sarung tangan, topi wool dan ga lupa, sarung tangan. Malam itu kami langsung menuju hostel, Tommy’s House, dan sesampainya disana, si Anja, yang kami tebak adalah istrinya Tommy, menjelaskan the do’s and the don’t dan juga memberitahu kami dimana spot untuk bisa melihat aurora. Malam itu juga saia berhasil membujuk temans untuk keluar, alhasil jam 11.45 kami nekad keluar. Brrrr..dingin chuiii. Lalu kami jalan-jalan sambil bertongsis ria pastinya. Si iphone cuma tahan 5-10 menit, setelah itu dia menyerah karena kedinginan. Kami jalan sambil melihat-lihat langit penuh harap. Dan yesss, malam itu juga kami berjodoh ketemu si aurora! Kece euy! Meskipun ga sesolid yang di google-images tapi tetap membuat kami terkagum-kagum, takjub, dan bahagia, banget! Hahahaha.. Norak si tapi gapapa deh ya, abisnya serius kece banget. No pic is hoax ya? But i don’t have dslr camera, i decided not to buy it before going here coz i don’t have any skill to capture that great northern light.

Ternyata aurora itu kaya awan, perlahan jalan, menyebar lalu menghilang, lalu tiba-tiba timbul lagi, lalu entah kemana. Setelah melihatnya menghilang lalu tidak muncul-muncul lagi, lalu kami menuju spot lain dengan harapan baru, berjalan terus, sampai rasanya sesak napas karena kedinginan. Lalu kemudian kami menyerah dan berjalan gontai kembali ke hostel. Kami harus istirahat dulu. Besokannya, kami memulai hari sekitar pukul 11, berjalan-jalan sekitar kota yang dinginnya masih acceptable. Foto-foto dan merasa tanpa arah, lalu kembali ke hostel dulu untuk shalat. Rencananya kami akan ke ice hotel, tapi setelah dikonfirmasi, ternyata ice hotel hanya buka di sekitar Desember saja. Yah, kami langsung tidak tau harus kemana karena jam 2 sudah menunjukkan tanda-tanda kegelapan. Akhirnya kami pergi ke Thai Arctic and Grill, if im not mistaken. Tempat makan terdekat yang bisa dijangkau. Porsinya juga masih acceptable, tidak terlalu banyak, dan rasanya lumayan enak, plus salad, kopi teh, roti sepuasnya. Dan kami menghabiskan waktu disana, ngobrol-ngobrol gajelas karena malas beranjak. Tapi kan ya gabisa lama-lama banget jugak! Lalu kami memutuskan untuk take away makan malam daripada nanti kelaparan lalu masuk angin hohoho.. Perjalanan kembali ke hostel terasa dekat, hanya sekitar 10 menit, lalu kami menunggu waktu yang tepat untuk kembali hunting the aurora.

Malam itu kami tidak berjodoh dengan aurora, padahal sudah 2x bolak balik, keluar-ke hostel-keluar lagi. Dan kami pun menyerah. Besok adalah hari terakhir di Kiruna, masa iya refreshing isinya cuma mager dan makan di Thai?! Hmm..akhirnya setelah merapikan kamar, check out dan menitip koper, kami menuju ke Camp Ripan, hotel yang kece banget, berusaha bikin Snowman, namun gagal, saljunya tidak bisa dibentuk-bentuk ternyata. Dan akhirnya..kami..ke Thai lagi! Dingiiinn.. Padahal rencananya kami ke Thai jam 3 tapi karena sudah tidak kuat lagi diluar, makanya kami, makan! Hahahaha.. Dengan cueknya kami ngobrol-ngobrol dari jam 1.20an sampai jam 4.30! Kami ke lapangan dekat Camp Ripan setelah itu, masih berharap bisa berjodoh dengan aurora meskipun sedikit. And guess what, yesss berjodoh chuii.. Temans saia meskipun cuma coba-coba settingan dslr, akhirnya bisa juga foto si aurora. Auroranya tidak sesolid malam sabtu lalu, tapi disini bisa lebih lama dilihat, dan masih kece, banget!

Sekitar 5.45 kami kembali ke hostel untuk persiapan pulang, sebelumnya mampir dulu ke spot anjuran Anja, tapi kami sudah kedinginan lalu memilih untuk benar-benar pulang, ke Stockholm, bukan ke Depok #eh:mrgreen:

Hej do Kiruna, till we meet again yaπŸ˜‰

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/368/3268309/files/2015/01/img_0085.jpg

9 thoughts on “Kiruna

  1. Sayang fotonya blur… Jadi susah diidentifikasi sama pakar telematika, apakah foto tsb asli atau hasil rekayasa digital…πŸ˜†

    Btw, how lucky you, can see the Aurora with your eyes… I wish I can capture that moment with my camera… :tears:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s