pulang

introvert akut sedang kambuh. memilih sendiri apapun keadaannya. memilih tidak melakukan apapun. memilih tenggelam dalam harapan untuk bisa pulang. iya pulang. pulang ke rumah. bukan tidak betah disini, tapi saia butuh pulang. sekedar memeluk orang-orang yang disayang. sekedar menyandarkan bahu. sekedar mencari kekuatan baru untuk tetap berdiri tegak.

katanya saia harus keluar. menikmati kota. mencari teman baru. mandiri. menikmati mall. belanja. atau entah apalagi. tapi satu teman pernah bilang “ngapain keluar tapi lw ganyaman?!” jadi saia memilih menikmati apa yang saia nyaman lakukan, sendiri. berasa sangat sepi sih. randomly buka pidgin dan yang online hanya beberapa. lalu saia merindukan chatting, chatting yang bukan pake handphone. ngobrol panjang dan lain halnya. 

senyaman-nyamannya di negeri orang, tetap lebih nyaman di negeri sendiri. berasa manja. butuh kehangatan rumah. lagi-lagi kangen masakan rumah. pengen opor atau semur. tambah ketupat dan sayur pepaya pasti lebih lezat lagi. betapa saia rindu rumah, kangen mamah, pengen pulang ke kampung halaman, halaman berapapun. 🙂