Sthlm!

Finally here.
Setelah bermellow-mellow akhirnya harus kuat beneran jauh dari orang-orang yang saia sayang.
Setelah hampir 2 minggu insomnia, baru tertidur jam2-3 dini hari, di sini jam10 sudah mengantuk, pas.
Setelah gusar takut dengan banyak hal, di sini kebanyakan berujar “gimana nanti aja”.

Saia perlu waktu untuk menerima cuaca ‘hangat’ bagi mereka, yang bagi saia bagaikan cuaca di puncak di malam hari.
Saia perlu waktu untuk belajar bekerja dan hidup sendiri.
Saia perlu waktu untuk yang tadinya pretend to be enjoy my life menjadi truly enjoy my life here.

Wish me luck, folks!

20140526-051144-18704661.jpg

Spamming own blog

Alih-alih nyampah di socmed, saia memilih nyampah di rumah sendiri. Obviously, saia galau! Karena apa?!
1. Just because i will live somewhere far away from home?!
2. Just because i will be boss and anakbuah also?!
3. Just because it will be first experience?!
4. Just because i think too much of everything that maybe wouldnt be happen?!
5. Just because real things will be just virtual things? Skype, Line, Lync, Viber, Whatsapp and else?!

Ah elah, aii, come on, 3 years wouldnt be that long, i will survive, i will surviveee, yeaa..yeaa.. #singing

3 days left, aii!

Semalam dibawain paket handbody dan cologne victoria’s secret, diceritakan tentang kota calon tempat tinggal, kota yang cantik dan aman, dibantu menimbang koper, dan lainnya. Terimakasih kakak ipar!

Kemarin sore, mulai berpamitan dengan rekan kerja. Berpamitan lebih dulu dengan si mr. Yang-penting-gaya, om kecengan-yang-akhirnya-akan-menikah dan teman pulang bareng yang sabarnya ga ketolongan. Ah, perempuan, entah apa yang ada dihatinya sampai-sampai berlaku seperti cho chang ketika ditinggal mati cedric diggory. The hello goodbye has come, or i prefer to call the see-you-soon moment?!

Sungguh terkadang lelah menjadi seorang tipe 3, penuh pertimbangan dan pemikiran. Namun sayangnya belakangan ini labilnya tidak ketolongan, sangat mudah dipengaruhi. Teman bilang “berhati-hatilah, jangan terlalu mudah dipengaruhi” iyah, terimakasih!

Waktu saia tinggal tersisa 3 hari disini. Sedang menguatkan mental, mencek daftar bawaan, tidur banyak-banyak untuk membayar insomnia belakangan ini, melupakan hal yang seharusnya tidak dilakukan, dan memeluk keluarga.

Random aja terus, aii! #disapparate

I smell yours!

I love the smell of Bvlgari Amethyst and Acqua de gio. Long lasting and sweet smelling. Untuk Bvlgari hasil pemberian kakak ipar dan Giorgio Armani hasil pemberian teman. Mereka baik sekali yah.

Sejak kakak ipar selalu mengoleh2i parfum, saia jd kecanduan dengan wewangian, rasanya ada yang kurang kalo sampai kelupaan pake parfum, dan berasa bau seharian. *okay saia lebay* :mrgreen:

For the two i mention formerly, those are more than just a perfume. Those left memories inside. The smell and the activity involved them. Sweet memories, obviously. Nice moments and so on. Just described how you fall in love with someone thus i love their smell. I love my smell and yours also.

Again, this is random. Pagi hari, sudah menyemprot banyak cairan itu ke badan, tapi tidak tercium hidung. Sebegitu imun kah saia ke mereka? Sebegitu imun kah kita jika berhadapan dengan hal yang sama berkali-kali? Imun, kebal, tak terasa atau bahkan sudah kecanduan?! Entahlah.