Backpaker Wanna Be : See You Again, Sing!

Hari terakhir, foto-foto dengan Miss MOE, kena denda kelebihan bawaan 10 SGD per  1 kg [setelah di discount sama petugas Jetstar, karena seharusnya 20 SGD untuk kelebihan 1 kg], ngerasain pesawat yang goyangnya mencurigakan, dan akhirnya…sampai di Soetta. Menahan diri untuk tidak mengejek tanah air, menahan diri untuk tidak mengeluhkan kemacetan, dan berharap sangat supaya Jakarta punya MRT juga dan punya infrastruktur yang well-planned.

Inside MRT

Inside MRT

Saia yang suka akan sesuatu yang tertib disiplin dan teratur, jelas sudah jatuh cinta dengan Singapore, tidak ada salahnya backpackeran ke Singapore lagi, bahkan kalau perlu menetap disana. #eh

Tanah Merah

Tanah Merah

Bye Singapore

Bye Singapore

The Chocolates

The Chocolates

Backpaker Wanna Be : Craving for Souvenir

Pagi ini kami dipindah ke private room yang gada bathroomnya, dari semalam si kami dah ngerasain pake shared bathroom, rasanyaaa..gabisa boker wkwkwkwkw… Jadilah setelah solat saia langsung bergegas mandi sebelum penghuni lain bangun. Hari ini kami masih belum jelas mau kemana aja, yang jelas harus menyelesaikan perihal oleh-oleh. Katanya beli coklat mending di Mustafa, variatif dan lebih murah, untuk souvenir gantungan kunci dll lebih oke di Chinatown, tapi jangan sampai ketinggalan untuk menyicipi es potong 1 SGD di Orchard Road. Okesip berarti ketiga tempat itu yang harus kami datangi hari ini.

Bermula untuk pergi ke Orchard, keluar MRT Orchard Station di area Ion Orchard, disana ada beberapa took juga yang menurut saia masih terjangkau kalo punya budget lebih buat belanja [ngana pikir?!] Ada Cutton On Kids dimana bajunya lucu-lucu banget, langsung pengen punya anak donk saia *tutupmuka* Lalu entah namanya apa, toko sepatu dan sandal yang harganya ada yang 10 SGD untuk 2 pasang! Trus nemu toko stationary, lucu-lucu banget, jadi pengen sekolah lagi sambil bawa bekal makanan, di tempat makan dan tumbler yang unik-unik. [no pic tapi bukan hoax]. Ga ketinggalan beli es potong pake roti. Saat itu saia nyobain yang rasa chocochips mint, teman saia yang vanilla chocochips, rasanya gajauh beda tapi lebih milky yang vanilla tentunya. Konon katanya yang enak yang rasa durian, tapi dulu saia dah nyobain dan biasa aja, tergantung selera masing-masing juga tentunya.

Oiya, sempat hujan deras sebentar, kesempatan buat duduk-duduk di pelataran Ion Mall. Kami sengaja gamau jauh-jauh dari MRT Station, karena kami masih punya 2 destinasi lagi. Seredanya hujan, kami langsung bergegas ke Little India, mencari coklat sekaligus liat-liat daerah sana. Untuk ke Mustafa sebenarnya lebih dekat turun di Ferrer Park MRT Station, tapi berhubung kami pengen liat-liat daerah Little India, akhirnya kami turun di Little India MRT Station. Dari situ kami harus jalan sekitar 15 menit, sengaja liat-liat, dan sayangnya kami melewati semacam pasar gitu, kalau di Indonesia, kaya pasar tradisional, ramai, berantakan dan agak bau. Sebaiknya kami tidak berlama-lama di sekitar Little India. Sampai di Mustafa, cari coklat dan titipan teman, saia juga beli minyak angin Kwan Loong, katanya sih Cuma ada disini, oleh-oleh yang tepat buat Mamah, Uwa, dan Nenek di rumah.

Selesai urusan coklat, kami langsung menuju Ferrer Park Station untuk menuju Chinatown. Sesampainya di Chinatown kami lewat pintu keluar by feeling aja milihnya, jadilah kami gajelas ada dimana, dan asaan gada muka ramah yang bisa ditanyain. Teman saia pake GPS, lalu kami nyebrang, dan sampailah kami di kawasan oleh-oleh variatif nan murah. Pada dasarnya semua sama saja, tapi gada salahnya kan ya kalau kami menelusuri setiap took untuk melihat-lihat sekaligus perbandingan harga :mrgreen: Kami kelaparan, tapi susah cari makanan halal disini, jadi setelah solat di masjid sekitar sana, kami harus segera memutuskan mau beli apa dan di took yang mana. Oia, kalau kalian keluar melalui pintu yang benar, dari MRT Station bisa langsung keluar di kawasan oleh-oleh ini, dan gajauh dari situ ada toko di sebelah kanan yang lumayan besar dengan barang dagangan yang variatif dan murah. Kalau kalian percaya sama rekomendasi saia [dan memiliki waktu yang terbatas plus capean kaya saia], mending langsung beli disini aja daripada cape-cape liat-liat sampe belakang. Souvenir: Done! Mari meluruskan kaki di hostel, salah strategi nih bawa coklat sambil ngiter-ngiter di Chinatown.

Hari sudah sore, dan kami masih harus ke Marina Bay lagi malam ini, belum sempat liat pertunjukan disana. Teman saia masih melanjutkan misi mencari titipan di sekitar Bugis Junction, tapi saia menyerah tidak bisa menemaninya, cape euyyy. Sampai hostel langsung menyandarkan kaki ke tembok. Oia samapi lupa, kami dapat temans baru lho, ada Era dari Jogja dan Nando, Wiwid dan Rara dari Jakarta. Lucu ajah, di ABC Hostel banyak orang Indonesia, jadi kadang ga berasa kalau lagi di luar negeri ahihihi..

One Fullerton

One Fullerton

Malamnya kami tetap ke Marina Bay, padahal sudah jam 10. Jelas sudah tidak ada pertunjukan yang bisa dilihat. Disana kami hanya foto-foto sebentar, lalu duduk diam dlangap dlongop heheheu.. 😀 Seneng aja, semacam hibernasi, ngeliatin gedung dengan lampu-lampu tanpa mikirin apa-apa, tanpa mikirin kerjaan, tanpa mikirin intrik di kantor, tanpa mikirin jodoh #eh *sebaiknya postingan ini diakhiri sebelum terjadi curhat colongan #disapparate*

Ion Orchard

Ion Orchard

Little India

Little India

Night, Merlion!

Night, Merlion!

Chinatown

Chinatown

ps: Ini postingan ke 100th lho :mrgreen: #penting

Backpaker Wanna Be : Day 2-The Sentosa Day Play

This is the day we’re waiting for. After had two couples of bread and a cup of coffee for breakfast we go to Bugis MRT Station, we have to transit two times to Sentosa Island, first in City Hall and second in Dhoby Ghout, we stopped at Harbour Front Station and go up to Level 3 of Vivo City Mall. Processed our tickets, tapped in our Ezlink Card to take Sentosa Express, and there we go, first move at Imbiah Lookout B-)

Welcome to Sentosa

Welcome to Sentosa

It was start at 9 am and took only about 45 minutes from Bugis to Harbour Front, I think MRT is super duper cool public transportation, so envy, wish Jakarta have kind of this as public transportation. Spend so less time.

Wahana yang kami mainin, banyaknya di Imbiah Lookout, jadi klw naik Sentosa Express, turun di terminal kedua, Imbiah Station. What did we get in Imbiah Lookout? banyaak, karena hampir disana semua, kami cuma ke daerah Beachnya pas mau solat, ke Fort Siloso, dan pas liat Song of the Sea show. Wahana yang kami coba adalah:

  1. The Merlion Park : Sentosa welcoming you all with The Giant Merlion at Imbiah Lookout, took some photos there for first before compete with other tourists to have a great angle. :mrgreen: (ini wahana foto-foto aja sebenarnya :p)
  2. Tiger Sky : Move up high smoothly, then you’ll see panorama of Singapore in 360 degress, so nice.
  3. The 4D Attraction : There are 3 attraction of it, the show, the game, and the ride.  The show is so great, totally 4D, best pictures, best moves, and you also felt when spiders walk under your foot and when kind of sword strike your back, really cool. The game is also great, riding a horse like a coboy and shots to the enemy, and I was the loser here because I only got 19 points whilst the best score is 137, what a shame :mrgreen: The last attraction is the ride, and this is the coolest one, it’s like you’re in a rollercoaster, the extreme rollercoaster for sure, really amazing, everything here seems so real. Lot thumbs up.
  4. Cable Car : Guys, this is cool too. This is the Jewel Cable Car, really comfort, the views is great.
  5. The Images of Singapore :  I thought it would be nothing interesting here, but not. I still satisfied here, sightseeing Singapore from year to year, like in a museum but a little bit spooky actually.
  6. Butterfly and Insect Kingdom : I don’t like butterfly or any kind of insects, just looking around.
  7. Fort Siloso Combat : This is would be great if you came here in groups, because there would be a live battle, this time is just the two of us battle one staff in Fort Siloso Combat, and we lose :mrgreen:  Nice smiley guy staff by the way #eh
  8. Luge : We only have chance one around here. A little bit hard for first, but after a short exercise, we ride it smoothly.
  9. Skyride : We call bom-bom car in Dufan-Jakarta, but skyride had long track and cool, like riding a small car, easy and fun
  10. Skyline : Whew, this is scary for me, I felt unsafe here, like a cable car but not that high, but face the open air directly, scary yet just-a-little-bit fun
  11. Song of The Sea: Ada alur ceritanya gitu, alur ceritanya sangat biasa aja, tp ke-biasa-aja-annya itu ketutup sama kerennya pertunjukkan laser-laserannya. Tapi menurut saia lebih keren pas keluar api-apinya gitu, berasa panas dan megahnya, fun to watch-lah 😀

Overall, Sentosa sama sekali tidak mengecewakan. Yang mengecewakan adalah saia yang cepat lelah dan cepat keringatan :mrgreen:

Merlion, again!

Merlion, again!

Tigersky

The View from Tigersky

Skyline

Skyline, chuii!

Candylicious

Candylicious

images of singapore

Images of Singapore

Cable Car

Cable Car

ps: sudah hampir seminggu lebih mendekam di draft, hampir saja hiatus saia kambuh –“

Backpaker Wanna Be : The Preparation

Semua bermula dari keinginan buat refreshing, Saia dan dua orang sahabat [dan satu suami sahabat] berencana buat liburan, tentunya harus dengan penerbangan dengan tiket promo. Sebenarnya simple, hanya ingin ke Ubud, leyeh-leyeh gamau mikirin kerjaan atau hal-hal yang dianggap masalah. Tanggal yang pas sudah ditentukan dan tiket ke Bali sudah ’setengah’ diproses, kenapa setengah, karena kami belum bayar. Semacam kurang satu klik dan tiket promo itupun batal didapat. Kami gagal ke Bali dan berharap ada promo lagi di lain waktu. Tradaaa..ada promo Jetstar tidak lama setelah itu tapi destinasinya berubah, mereka memilih pergi ke Singapore. Sebenarnya enggan kesana, tapi akhirnya saia ikut juga, karena saia pikir tidak ada salahnya saia ke SNG lagi karena waktu itu Cuma ke USS, lagipula liburan ini kami akan backpacker-an. Okesip, tiket pun berhasil di dapat and the preparation begins.

After got the tickets, we create one shared document in google drive to plan the itinerary and others. We chose and compared the hostel cost, places to see, what we have to bring, and the tips and tricks. The itinerary was done in maybe a week later, then among 5 foot inn, ABC Hostel, Hive Hostel finally we chose ABC Hostel. Saia pribadi milih ABC karena reviews yang saia baca di beberapa blog, termasuk blog Nadia. Karena website ABC Hostel saat itu under maintenance, I sent an email to them to ask about the room availability, not more than 1 hour, they replied my e-mail and informed the room availability for 4 of us. Setelah akhirnya sepakat untuk menginap di ABC Hostel, saia segera memeroses lebih lanjut. Pembayaran relatif mudah dilakukan, apalagi sekarang mereka sudah memiliki rekening BCA dan BNI dan mereka menerima pembayaran berupa IDR. 50% for down payment has been paid. Saia pun merasa tenang menghadapi liburan :mrgreen:

Dan kemudian… One of my bestfriend is pregnant and finally cancelled her flight. Berkurang 2 orang, karena suaminya tidak mungkin tetap ikut. Itu berarti saia pergi cuma berdua dengan teman saia. I re-booked  the hostel and they processed it fast. Suka aja sama yang fast response seperti ini, cepat dan terasa ramah. Jadi pengen tau macam mana orang berinisial MOE itu?

Itinerary yang dibuat hanya city tour saja, tidak berencana ke USS karena saia sudah pernah dan merasa hanya begitu-begitu saja, dan untungnya teman saia sepakat. Honesly, saia sempat hilang semangat, karena merasa kurang orang, apa serunya kalau hanya berdua?! Dan lalu teman saia membaca review Trinity tentang Sentosa Island [aahh..dari sekian banyak blog, bagaimana mungkin saia melewatkan blog Trinity?!] Saia baca dan langsung setuju kalau kami berdua harus pergi ke Sentosa. Semangat langsung penuh kembali dan can’t wait to play there. We re-create the itinerary and ready to go B-)