Miss Complaint goes to Tidung

Akhirnya saia ngerasain yang namanya ke Pulau Tidung. Overall, of course, great! Keren. Udah itu dulu..:mrgreen:

Disini saia gakan bahas seberapa keren dan apa aja yang bisa dilakuin di Tidung, akan ada postingan khusus, yang akan jauh lebih konsen..hohoho..

Disini sangat bisa dilihat bagaimana Miss Complaint ini ‘menulis’ di atas perahu menuju tempat snorkling, dengan sinyal pas-pasan, dan akhirnya baru berasa udara laut yang sangat dingin, tanpa jaket!
Pertama yang kepikiran adalah: “Bener bgt kata Mas Bintang ( http://kawuloalitox.wordpress.com ), gw bukan tipe backpacker!” In the name of cape, in the name of ga begitu suka basah-basahan, in the name of gasuka panas, I have to say, ‘refreshing’ kali ini ga sepenuhnya bisa saia nikmatin.
Dengan kondisi air dihomestay yang bikin males gosok gigi *asin chuy* Dengan kondisi sepeda yang tanpa klakson dan gigi. Dengan bau amis yang kadang tercium. Dengan lingkungan yang ternyata ga ada angin-anginnya *panas gilaaa udaranya*. Lengket, itu yang dirasain!

Pagi hari kedua saia ikut teman saia, naik sepeda entah kemana, dan sepeda itu tanpa rem. Damn. Feel unsafe. Mau tuker udah setengah jalan. Suka sih..karena sempat liat pantai yang sepi dan karang-karangnya bagus. Belakangan akhirnya saia tau kalau sang teman passionate bgt buat sampe ke ujung pulau, sampe ada putar balik di ujung. Hah?! Dan..in the name of cape -lagii- dan waktu yg udh tinggal 20menit lg menuju ke berangkatan snorkling, akhirnya saia berhasil untuk membuat dia menyerah, menyerah ketika sudah hampir sampai saia rasa. Dan karena kelelahan itulah makanya sepanjang perjalanan saia harus berteman dengan kata-kata semacam shit, damn, atau apapun itu yang terdengar menyenangkan untuk di ucap. Harus sampe jam 7, belum persiapan, dan saia sudah kelelahan. Ok enough.
Kesal dan gabisa bener-bener marah. Tapi tenang, gada yang saia pendam, saat itu juga semua saia keluarkan apa yang bikin kesal..:mrgreen:

Saia memang butuh liburan, liburan yang tetap lengkap dengan sinyal yang bagus, koneksi internet, udara yang adem, fresh, airnya jernih tanpa rasa, dan tidak terlalu ramai. Jelas sudah apa yang harus saia pertimbangkan untuk refreshing selanjutnya.😉

Ah sudah semakin dingin, otak saia sudah beku untuk menuliskan keluhan-keluhan lain:mrgreen:

-to be continued-

3 thoughts on “Miss Complaint goes to Tidung

  1. hahahaha… not a backpacker type ye…. :p
    tapi perasaan kmrn pas gw ke tidung air di homestay gw kagak asin dah ay.
    wadduh tapi berarti lo kudu traveling tipe koper donk ye… mahalll :p
    *padahal gw juga bukan tipe backpacker-backpacker banget :*

    • Jiakakak..ga koper juga sii..no budget.. :p
      Cuma yaa, tengah2 lah..😀
      Eh seriusan lw airnya ga asin..wah..gw pikir smua yg disitu airnya pasti asin.. Cukup 1x lah..pokoknya gaminat sm daerah pantaiii..:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s