jejaring sosial??

Menurut saia jejaring sosial itu menarik, bisa menyambungkan silaturahim kita ke orang-orang yang pernah kita kenal, murah, mudah mengumumkan sesuatu, dan memberikan warna baru dalam dunia pertemanan kita. Entah apa fungsi sebenarnya, sesuka pengguna saja bagaimana memanfaatkannya.
Banyak sekali jejaring sosial yang tersedia, berawal dari friendster, hi5, facebook, twitter, plurk, koprol, temankuliah, atau entah apalagi saia ga tau. Dan masing-masing, saia yakin punya keunggulan tersendiri.
  • Saia sudah mencampakkan friendster, meskipun ada fungsi who’s viewed me?-nya.
  • Saia melupakan hi5 karena beranggapan sama saja dengan friendster.
  • Saia masih menyukai facebook, tapi sekedar tau informasi ‘sekitar’ dan menghabiskan waktu dengan beragam permainan yang tersedia.
  • Saia sampai saat ini masih ga ngerti dimana letak menyenangkannya ng-tweet.
  • Saia hanya ikut-ikutan bikin akun koprol karena ini buatan lokal, selebihnya, tinggalkan lagi.
  • Saia telat menggandrungi plurk yang ternyata menyenangkan, simple, dan bebas (dengan catatan atur privacy sedemikian rupa dan buat constraint thd akun plurk kalian). Menantang karena ada yang bisa dikejar yaitu KARMA, demi karma apapun akan saia lakukan, menyenangkan jika batas tertentu terlewati karena ada emoticon yang lebih menarik guna membuat iri sesama plurker heheu..:mrgreen: Tapi lantas apa..?? lama kelamaan saia merasa kehilangan jati diri, berlebihan, dan terlalu sering bercanda (yang mengakibatkan sulitnya mengontrol diri lantas takut menyakiti orang lain). Disini saia rela dibajak, rela melihat teman membuat status palsu tentang diri saia, awalnya menyenangkan tapi kemudian bosan juga. Tolong ya untuk lebih kreatif lagi membajak status Plurk saia..πŸ˜€ *atau saianya saja yang terlalu menganggap itu semua serius?? entahlah*
Hoh..mudah sekali saia bosan terhadap sesuatu hal, mati gaya, dan terlalu konsisten. Aneh. Padahal saia sangat suka rutinitas, tapi ketika rutinitas ini dilalui lantas saia bosan akut!!. Manusia terlalu banyak maunya, manusia terlalu mau enaknya saja. Dan saia, manusia yang secara aturan silogisme, jelas, saia adalah manusia yang banyak mau enaknya saja. Menyedihkan.
Setelah bosan dengan itu semua, saia selalu kembali kesini, kerumah kedua saia, ketempat dimana saia bebas melakukan apapun, rumah gratis nan nyaman. Please feel free to visit my blog n leave ur comment also…😎
Btw kenapa jadi belok kiri begini, bukannya saia mw bahas tentang jejaring sosial?? Haduh maaf saia sudah belok kiri terlalu jauh sampai lupa jalan pulang..:mrgreen:

8 thoughts on “jejaring sosial??

  1. tenang yi… u are not alone. Gue juga mudah bosan akan sesuatu. Selama nggak ngerugiin mah, gak pa npa lah haiiiπŸ˜€

  2. Bosen lagi… bosen lagi…

    Status lu bosen, sekarang postingan lu juga isinya kebosanan.πŸ˜€

    Klo gw sih, udah lama meninggalkan jejaring sosial ai. Sejak guru gw mengharamkan pesbuk bwt pengajar di sini. Udah deh, gw cuma ngepost di blog aja kalo lagi ada ide dan in mood.

    Gw juga ikutan tweeter, tapi jarang gw pake. Cuma masang status doang kayaknya kurang seru. Status di YM juga jarang diganti-ganti ama gw.

    Memang gw juga kadang bingung ama temen gw yang FB mulu dari pagi ampe malem. Ga bosen2 kayaknya. Padahal cuma updet status, liat poto2, ama ceting. Klo maen game sih, masih keharti ama gw.

    Ditunggu ah 13/04, hehehe…πŸ˜€

    • Heheu..kan emg lagi bosen akut..bosen dimana2..πŸ˜†
      Wah klw sampe ga punya gw blom bisa mal..apalagi kan gw juga ga menyalahgunakan jejaring sosial tsb jadi kyny halal2 ajah..apalagi gamesnya byk..bisa menghilangkan kebosanan..:mrgreen:

      btw 13/04 ada apa yah?? :-p

  3. hehe…Live Connector sama MySpace belum dicantumin ayi..:)
    saya juga tidak sadar kalau ternyata hampir semua layanan jejaring sosial sy punya account nya..ya, walauppun jarang bgt di update. Tapi satu yg sama juga “Belum pernah th enaknya nge-tweet” kok statis bgt kelihatannya.
    Tp manfaatnya jejaring sosial juga banyak kok, tapi negatifnya juga gak kalah banyaknya..hehe,
    yang penting eksis ajah..:)

  4. Saya yakin, situs jejaring sosial apapun bentuknya, sampai kapanpun akan tetap eksis. Karena seperti namanya, Jejaring Sosial, merupakan kebutuhan pokok manusia, yang pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Manusia pasti butuh untuk berinteraksi dengan orang lain. Hanya saja seiring dengan perkembangan zaman, proses interaksi tidak harus saling bertatap muka, melainkan melalui dunia maya. Dan menurut pengamatan saya, masing-masing jejaring sosial mempunyai karakter tersendiri… Tinggal kitanya saja mau pilih yang mana… So, what are you waiting for? Don’t let loneliness kill you… Meet the people outside from the inside… he..he..he.. (maksudna naon ya??? Pokokna gitu deh)πŸ˜€

    • Setuju sama “Don’t let loneliness kill you…”πŸ˜€
      Asalkan digunakan sesuai porsinya jejaring sosial justru memiliki dampak positif yang lebih banyak daripada dampak negatifny…πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s