Kereta oh Kereta..

KRL Indonesia

KRL Indonesia

Sore itu terbayang-bayang beragam pengalaman saia dengan kereta dari mulai kereta ekonomi menuju Bogor, kereta ekonomi AC menuju Juanda, kereta express Depok menuju Sudirman, sampai kereta express Depok dari gambir.
Hanya bisa tersenyum membayangkan semuanya plus segala kebodohan dan pengorbanan yang saia lakukan.

– Awal2 naik kereta, menuju kampus tercinta, hanya mengenal stasiun Depok Baru dan stasiun Bogor, dari Depok Baru hanya tau klw mau ke Bogor maka tunggu di peron 3, itu pasti *setidaknya itu informasi terpercaya yg saia dapat*.
Kereta datang..asik..kosong..tumben..duduk tenang..sambil sedikit terheran2 dengan banyak org rapi yang berangkat ke kantor ‘ternyata banyak juga yang kantoran di Bogor, senangnya ga usah bejubel di kereta ekonomi ke Jakarta
Berhenti lama juga di Depok Lama. Sampai akhirnya kereta kembali berjalan..padat..hanya dengan satu stasiun saja..seperti ada yang salah..kenapa gedung itu lagi yang dilewati?? Reflex saia bertanya ke sebelah “ini kereta ke Bogor kan pak??” “Bukan mba..ini ke Jakarta” “Lha..tapi ini kan dari peron 3 tadi” “Ini kereta balik mba..cepet turun” “hoh..makasih pak” bergegas melawan desakan penumpang lain dan berusaha turun. Doh bagaimana mungkin saia ga merasakan gerak kereta ke arah yang berbeda dengan ketika berangkat..

Pelajaran 1:
Didunia perkeretaan ada istilah kereta balik dan pasang kuping baik2..didunia perkeretaan tidak ada yang pasti..perubahan informasi apapun sangat berguna bagi penumpang.
Continue reading